Cara follow up customer – Anda sering bertanya mengapa penjualan yang dilakukan selalu berakhir kurang baik walaupun bisnis yang dilakukan cukup banyak? Nah, jawabannya cukup sederhana, kegagalan ini bisa terjadi karena anda gagal dalam melakukan follow up. Jika sudah seperti ini, maka anda membutuhkan beberapa cara follow up customer yang efektif dalam meningkatkan konversi penjualan seperti pada pembahasan berikut ini.

Tidak mengejar prospek seperti anda ingin menagih hutang

Tahukah anda bahwa salah satu tindakan terburuk seorang sales person adalah di saat ia mengejar-ngejar prospek. Yang mana anda melakukan panggilan telepon dalam satu hari yang cukup sering. Bahkan tak puas dengan menggunakan telepon, anda pun mengirimkan SMS. Dan cara yang kedua ini tak puas juga dilakukan, anda pun kembali mengirimkan email kepada prospek. Perlu diingat bahwa prospek ini bukanlah seorang pelaku kredit macet yang selalu anda kejar secara terus menerus. Namun cukup lakukan follow up ini dengan cara yang baik dan santun, lalu buktikan jika anda sangat menghargai waktu yang memang mereka miliki.

Jangan lupa untuk mengakhiri negosiasi yang dilakukan dengan komitmen prospek

Nah, sebelum anda ingin menutup negosiasi untuk tahap awal, maka anda harus mempunyai komitmen dari prospek anda. Ketika calon pelanggan berminat atau memiliki ketertarikan dengan produk yang telah anda tawarkan, maka pikirkan kapan anda bisa menghubungi mereka kembali. Yang jelas dengan melakukan cara follow up customer ini, anda tidak perlu ragu atau khawatir lagi untuk memfollow up prospek dikarenakan sudah ada kesempatan awal. Tetapi perlu diingat juga bahwa untuk anda sendiri, jangan pernah bertanya hal apa pun kepada prospek sebelum adanya batas waktu yang sudah ditentukan prospek.

Merangkum semua negosiasi

Cara follow up berikutnya yang perlu anda ketahui adalah dapat merangkum semua negosiasi. Tentunya anda perlu mencatat setiap proses negosiasi yang dilakukan dengan prospek, di saat anda sudah selesai meeting atau sudah selesai dalam melakukan pembicaraan melalui telepon, kirimkan rangkuman negosiasi yang dilakukan antara anda dan prospek tersebut melalui Whatsapp. Dengan begitu saat anda ingin melakukan konfirmasi untuk follow up berikutnya, maka anda memiliki bukti hal apa saja yang sebelumnya sudah anda bicarakan. Tentu saja, prospek yang potensial akan bertanggung jawab terhadap apa yang sebelumnya dibicarakan.

Setelah anda mengetahui bagaimana cara follow up customer seperti yang telah dipaparkan di atas, tentunya anda sudah siap melakukan teknik follow up ini. Karena follow up akan menjamin penawaran yang anda lakukan bisa sulit untuk ditolak oleh calon customer. Terlebih lagi ketika anda menguasai teknik follow up, pastinya akan membuat aktivitas follow up bisa semakin persuasif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *