Follow up penjualan lewat WA – Whatsapp merupakan layanan pengiriman pesan instan dengan pengguna terbanyak di Indonesia. Hal ini menjadi kelebihan whatsapp jika anda ingin menggunakannya sebagai media untuk partner bisnis. Jika anda merupakan pemilik bisnis online maka anda bisa menghubungkan whatsapp dengan website toko milik anda dan hal ini juga bisa meningkatkan kepercayaan pelanggan terhadap toko anda.
Salah satu cara yang sering dilupakan oleh pemilik bisnis online yakni dengan melakukan follow up produk. Padahal hal ini berguna untuk meningkatkan konversi dengan follow up. Ada 3 cara follow up penjualan lewat WA yang bisa anda cermati dan anda lakukan.
Pastikan Anda Sudah Memiliki Plugin Server
Jika anda tidak ingin repot dan kesusahan mencatat pelanggan mana yang belum anda follow up, ada cara yang mudah untuk follow up penjualan lewat WA yakni dengan menghubungkan whatsapp dan website menggunakan layanan plugin server. Nantinya, server akan mengintegrasikan data pelanggan yang melakukan checkout di website kemudian akan menghubunginya melalui whatsapp untuk melakukan follow up penjualan.
Siapkan Template Untuk Copywriting
Jika anda sudah memiliki plugin server maka anda bisa mengatur pesan apa yang akan anda kirim, hal ini disebut juga sebagai template copywriting. Banyak keuntungan yang bisa anda dapatkan jika anda membuat template terlebih dahulu sebelum mengirimkannya ke pelanggan karena hal ini bisa mempersingkat waktu yang harus anda keluarkan di kemudian hari. Sebaiknya anda memiliki sedikitnya 3 template copywriting. Contohnya anda bisa membuat template untuk mengingatkan batas pembayaran kepada pelanggan, anda juga bisa membuat template untuk menanyakan apakah pelanggan mengalami kendala saat pembayaran atau tidak dan anda juga bisa membuat template kepada pelanggan apakah pelanggan jadi membeli atau tidak jika ternyata waktu pelanggan sudah hampir habis.
Secara umum sebenarnya template untuk copywriting bisa anda buat untuk dikirim ke pelanggan setelah pelanggan melakukan checkout atau bahkan saat pertama pelanggan mulai bertanya. Jika anda ingin membuat template saat pelanggan bertanya, maka anda bisa menanyakan kapan pelanggan akan melakukan rencana pembelian. Untuk pembayarannya anda bisa menggunakan bahasa soft selling bahkan hingga hard selling sekalipun. Namun pastikan jangan sampai menyinggung pelanggan. Tapi ada baiknya juga anda memberi batasan waktu kepada pelanggan untuk memastikan bahwa pelanggan nantinya jadi membeli atau tidak.
Perhatikan Waktu Pengiriman Pesan
Kadang meskipun sudah menggunakan plugin server dan pengiriman pesan dilakukan secara otomatis namun banyak penjual tidak memerhatikan waktu yang tepat follow up penjualan lewat WA, jika anda mengirim pesan di pagi hari mungkin saja pesan anda tidak akan dibaca karena tertumpuk pesan lainnya. Anda bisa mengirim pada pukul 10 pagi dan 4 sore.
